7 Kesalahan Ini Bikin Anda Sulit Langsing

Kesalahan Ini Bikin Anda Sulit Langsing

Kesalahan ini seringkali dilakukan saat seseorang melakukan diet.

Benarkah tidak mengonsumsi karbohidrat bikin berat badan kita mudah turun? Atau, apakah benar makanan yang rendah lemak berarti rendah kalori?

Pertanyaan-pertanyaan itu mungkin sering mengganggu Anda. Jawaban yang salah bisa jadi penyebab kegagalan usaha Anda untuk mendapatkan tubuh langsing, seperti tujuh kesalahan umum program penurunan berat badan di bawah ini:

1. Menghindari karbohidrat
Karbohidrat adalah sumber utama energi kita. Sebuah studi yang dimuat dalam Asia Pacific Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa diet rendah karbo tidak memberi manfaat dibanding diet tradisional yang sehat seimbang. Dan, pembatasan karbo yang ketat dalam jangka panjang memiliki efek samping berbahaya seperti gangguan jantung, osteoporosis, meningkatkan risiko kanker,  penurunan aktivitas fisik, kelainan lipid, dan bahkan kematian mendadak. Mengonsumsi karbohidrat kompleks seperti sereal tinggi serat, gandum utuh dan nasi merah dapat benar-benar membantu penurunan berat badan dengan cara membuat Anda kenyang lebih lama, tetapi dengan lebih sedikit kalori.

2. Berpikir ‘rendah lemak’ dan ‘bebas lemak’ berarti rendah kalori
Kenyataannya belum tentu. Untuk mengganti lemak yang hilang, biasanya pabrik akan menambah gula untuk menjaga cita rasa produk. Jangan tertipu oleh pemasaran yang cerdik. Rasa penganan sehat mungkin tidak senikmat penganan tinggi kalori di awal-awal, tetapi lidah Anda akan menyesuaikan karena ukuran nikmat dan tidak sangat dipengaruhi oleh kebiasaan.

3. Ada cara instan untuk menurunkan berat badan.
Penurunan berat badan adalah suatu proses. Dibutuhkan tekad, fokus, dan komitmen untuk membuat pilihan yang lebih sehat meskipun di awal-awal seringkali terasa kurang nyaman atau kurang menyenangkan. Banyak orang tahu tentang pentingnya suatu proses namun sayangnya di dalam hati, mereka masih berharap pada yang instan. Contohnya, minum teh hijau sebanyak-banyaknya supaya lemak cepat luruh. Padahal, ada risiko berat dari perilaku itu dan hasilnya mungkin tidak seefektif yang dibayangkan. Kehilangan massa tubuh lebih dari 1,5kg per minggu, setelah beberapa minggu dapat meningkatkan risiko batu empedu. Diet kurang dari 800 kalori per hari untuk jangka waktu lama dapat menyebabkan masalah jantung yang serius. Lakukan pelan-pelan dengan cara yang sehat, misalnya perbanyak aktivitas fisik, namun tetap pada batas kemampuan, mengurangi makanan manis dan berlemak, serta mengganti karbohidrat sederhana dengan kompleks.

4. Berpikir makan sehat itu mahal
Ada kalanya memang makan sehat lebih mahal. Tetapi tidak selalu demikian. Semua tergantung bagaimana Anda memilih. Bagaimana dengan tempe dan tahu? Untuk program diet, tempe dan tahu lebih dianjurkan dibandingkan daging merah, juga untuk mereka yang ingin menjaga kesehatan jantung. Ikan, sayur dan buah juga murah. Anda hanya harus percaya kepada produk lokal untuk mendapat harga yang bersahabat. Faktanya, tanah dan perairan kita yang terletak di jalur khatulistiwa sangat kaya unsur hara dan plankton, tempat hidup ideal bagi tanaman dan ikan. Sebagai hasilnya, hasil tanam dan perikanan kita juga kaya nutrisi karena hidup di bidang yang kaya nutrisi. Yang mahal adalah jika Anda ingin produk khas negara lain, seperti buah pir atau kiwi, meski pilihan buah lokal banyak yang tak kalah kandungan gizinya.

5. Mengabaikan kalori yang berasal dari cairan
Penggemar minuman ringan, minuman manis, jus dalam kemasan, minuman bersoda, harus tahu bahwa 21 persen kalori Anda sehari-hari mungkin berasal dari minuman favorit itu. Jika Anda menggantinya dengan air putih berarti Anda sudah mengurangi asupan kalori dalam jumlah yang cukup signifikan.

6. Melewatkan waktu makan
Anda mungkin berpikir melewatkan satu kali jadwal makan sama artinya dengan mengurangi kalori. Penelitian membuktikan, lambung yang dibiarkan kelaparan kurang akan membuat Anda makan dengan porsi yang lebih besar di waktu berikutnya. Walhasil kalori yang diasup tetap banyak. Makanlah pada jadwal yang telah ditentukan, hanya kurangi porsinya atau pilih makanan kaya serat. Penelitian juga menunjukkan bahwa orang yang tidak melewatkan sarapan memiliki berat badan lebih rendah dari mereka yang tidak sarapan.

7. Anda tidak memperhitungkan hal-hal kecil
Hal-hal kecil, misalnya salad dressing, mayones, creamer, gula, bahkan termasuk kecap yang tinggi sodium dan taburan keju. Rumus untuk menurunkan berat badan sangatlah sederhana, jumlah kalori yang dibakar harus lebih besar dari jumlah kalori yang dikonsumsi. Dengan rumus itu, dijamin berat badan akan turun. Terapkanlah pola makan seimbang begitu Anda sudah mencapai berat ideal. Dan jangan lupa minum suplemen 7 day slim setiap pagi.

Semoga sharing ini bisa membantu Anda untuk lebih sehat, lebih langsing dan tetap menikmati hidup 🙂

Jika ada pertanyaan lain, silakan ditanyakan di bawah ini: